Topik : Perilaku Mahasiswa Uk. Petra di Surabaya
Judul : STUDI EKSPLORATIF PERILAKU MAHASISWA UK. PETRA DALAM MEMILIH FAST FOOD RESTAURANT dan NON FAST FOOD RESTAURANT DI SURABAYA
Pengarang : Serli Wijaya
Alamat : serliw@peter.petra.ac.id
Tahun : 2005
Latar Belakang : Di lihat dari sisi konsumen, terjadi perubahan perilaku masyarakat Surabaya dalam mengkonsumsi produk makanan dan minuman khususnya di rumah makan. Saat ini terjadi trend bahwa perilaku makan dan minum di rumah bukan lagi sekedar untuk memenuhi kebutuhan rasa lapar, tetapi sudah menjadi semacam gaya hidup sendiri. Trend tersebut banyak di picu oleh bertambahnya jumlah pusat perbelanjaan atau mall di Surabaya yang menyediakan fasilitas makan dan minum sehingga memberikan alternatif yang semakin banyak bagi konsumen untuk makan dan minum di luar rumah.
Perumusan Masalah : Bagaimana perilaku mereka dalam membeli makanan dan minuman di sebuah restoran atau di rumah makan? Bagaimana perilaku mahasiswa UK. Petra dalam membeli makan dan minuman di Fast food restaurant dibandingkan dengan perilaku mereka dalam membeli makanan dan minuman di non fast food restaurant? Faktor - faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian mahasiswa dalam membeli makanan dan minuman di rumah makan tersebut?
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui preferensi mahasiswa Uk. Petra Surabaya dalam mengkonsumsi makanan dan minuman di rumah.
Metode Penelitian : Populasi yang ada berjumlah sekitar 12.000 mahasiswa (Biro Administrasi Akademik, 2005). Teknik yang di pakai dalam menentukan sampel dengan menggunakan teknik clustered sampling, dimana dengan teknik ini, peneliti membagi poulasi menjadi beberapa kelompok dan secara random memilih subsampel dari setiap kelompok.
Hasil / Kesimpulan : Terdapat perbedaan mengenai dengan siapa responden biasanya makan di restoran/rumah makan. Untuk fast food restaurant, tiga perempatan responden (133 orang ) menyatakan bahwa mereka biasanya makan bersama teman dan pacar, sedangkan makan bersama keluarga di fast food restaurant hanya bisa dilakukan oleh 15.8 % (28 mahasiswa). Sebaliknya hampir separuh responden (84 orang) menyatakan bahwa mereka biasanya makan di non fast food restaurant bersama dengan keluarga. Sedangkan dengan teman berada di urutan kedua terbanyak, yaitu hampir 36.2% (64 responden). 177 responden hampir semuanya (98.3%) menyatakan pernah makan di fast food restaurant dengan frekuensi kunjungan terbanyak 3-5 kali dalam sebulan. Hanya 3 orang saja yang tidak pernah makan di fast food restaurant. Sebaliknya ada 21 responden (11.9%) yan menyatakan tidak pernah makan di non fast food restaurant. Selebihnya, yaitu sebesar 87.6% (115 mahasiswa) yang menyatakan tidakpernha makan di non fast food restaurant dengan frekuensi kunjungan terbanyak 2-3 kali dalam sebulan. faktor yang mempengaruhi mereka makan di fast food restaurant dan non fast food restaurant adalah kualitas makanan yang enak, harga terjangkau, pelayanan cepat, lokasi strategis, dan tempatnya nyaman.
Judul : STUDI EKSPLORATIF PERILAKU MAHASISWA UK. PETRA DALAM MEMILIH FAST FOOD RESTAURANT dan NON FAST FOOD RESTAURANT DI SURABAYA
Pengarang : Serli Wijaya
Alamat : serliw@peter.petra.ac.id
Tahun : 2005
Latar Belakang : Di lihat dari sisi konsumen, terjadi perubahan perilaku masyarakat Surabaya dalam mengkonsumsi produk makanan dan minuman khususnya di rumah makan. Saat ini terjadi trend bahwa perilaku makan dan minum di rumah bukan lagi sekedar untuk memenuhi kebutuhan rasa lapar, tetapi sudah menjadi semacam gaya hidup sendiri. Trend tersebut banyak di picu oleh bertambahnya jumlah pusat perbelanjaan atau mall di Surabaya yang menyediakan fasilitas makan dan minum sehingga memberikan alternatif yang semakin banyak bagi konsumen untuk makan dan minum di luar rumah.
Perumusan Masalah : Bagaimana perilaku mereka dalam membeli makanan dan minuman di sebuah restoran atau di rumah makan? Bagaimana perilaku mahasiswa UK. Petra dalam membeli makan dan minuman di Fast food restaurant dibandingkan dengan perilaku mereka dalam membeli makanan dan minuman di non fast food restaurant? Faktor - faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian mahasiswa dalam membeli makanan dan minuman di rumah makan tersebut?
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui preferensi mahasiswa Uk. Petra Surabaya dalam mengkonsumsi makanan dan minuman di rumah.
Metode Penelitian : Populasi yang ada berjumlah sekitar 12.000 mahasiswa (Biro Administrasi Akademik, 2005). Teknik yang di pakai dalam menentukan sampel dengan menggunakan teknik clustered sampling, dimana dengan teknik ini, peneliti membagi poulasi menjadi beberapa kelompok dan secara random memilih subsampel dari setiap kelompok.
Hasil / Kesimpulan : Terdapat perbedaan mengenai dengan siapa responden biasanya makan di restoran/rumah makan. Untuk fast food restaurant, tiga perempatan responden (133 orang ) menyatakan bahwa mereka biasanya makan bersama teman dan pacar, sedangkan makan bersama keluarga di fast food restaurant hanya bisa dilakukan oleh 15.8 % (28 mahasiswa). Sebaliknya hampir separuh responden (84 orang) menyatakan bahwa mereka biasanya makan di non fast food restaurant bersama dengan keluarga. Sedangkan dengan teman berada di urutan kedua terbanyak, yaitu hampir 36.2% (64 responden). 177 responden hampir semuanya (98.3%) menyatakan pernah makan di fast food restaurant dengan frekuensi kunjungan terbanyak 3-5 kali dalam sebulan. Hanya 3 orang saja yang tidak pernah makan di fast food restaurant. Sebaliknya ada 21 responden (11.9%) yan menyatakan tidak pernah makan di non fast food restaurant. Selebihnya, yaitu sebesar 87.6% (115 mahasiswa) yang menyatakan tidakpernha makan di non fast food restaurant dengan frekuensi kunjungan terbanyak 2-3 kali dalam sebulan. faktor yang mempengaruhi mereka makan di fast food restaurant dan non fast food restaurant adalah kualitas makanan yang enak, harga terjangkau, pelayanan cepat, lokasi strategis, dan tempatnya nyaman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar